Nyatanya aku masih disini, masih merasakan sakit itu, walau waktu telah jauh meninggalkan tapi aku masih saja terpaku pada waktu yang telah lalu, aku pikir perputaran jam akan membawaku menemui titik baru, namun tak begitu, masih tetap saja aku tertinggal walau berusaha mengejar jarum jam yang terus berlari. Aku pernah merasa jika telah lama sembuh, sembuh dari segala luka yang ku buat sendiri, namun tidak, ternyata begitu sulit, terkadang sakit itu menyerangku, walau kadang aku tertawa, bahagia, dan seolah lupa dengan semua, tapi sewaktu-waktu tanpa ku undang rasa itu kembali hadir, kembali menusuki jantungku, membuat detakannya tak karuan, ada sesak didalamnya, ada kata yang harusnya keluar, tapi tidak mampu ku suarakan lalu setitik air jernih mulai turun mewakili semua. Yang aku tau, detik ini aku merasakan sesak karena mengingatmu, mengingat tentang kita, walau hanya secuil dan mungkin itu tak berarti bagimu, tapi bagiku? Jelas itu bermakna, bodoh rasanya jika ingat dima...
Komentar
Posting Komentar